Makanan Khas di Daerah GuangZhou yang Enak

Makanan Khas di Daerah GuangZhou yang Enak

Makanan Khas di Daerah GuangZhou yang Enak – Guangzhou, kota terbesar ketiga di Cina setelah Shanghai dan Beijing, adalah surga bagi para pencinta kuliner. Jika kamu berkunjung ke Guangzhou, kamu pasti tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mencicipi hidangan khas yang menggugah selera. Yuk, kita bahas 10 hidangan khas kuliner Guangzhou yang wajib kamu cicipi!

He Fen

He Fen adalah hidangan mie beras yang patut dicoba saat berkunjung ke Guangzhou. Hidangan ini memiliki tekstur yang khas, yaitu licin dan kenyal, yang membuatnya berbeda dari jenis mie lainnya. He Fen adalah contoh sempurna dari bagaimana kuliner Guangzhou menghadirkan variasi dalam hidangan yang sederhana namun lezat.

Baca Juga :  Makanan Khas yang Menjadi Buruan Wisatawan di Eropa Timur

Salah satu keistimewaan dari He Fen adalah kemampuannya untuk diolah dengan berbagai cara. Kamu dapat menikmatinya dalam berbagai varian, seperti dikukus, ditumis, atau diolah sesuai selera. Ini memberikan fleksibilitas dalam memadukan He Fen dengan berbagai bahan dan saus, menciptakan beragam rasa dan cita rasa yang bisa kamu nikmati.

Bao Zai Fan

Bao Zhai Fan, atau claypot rice, atau nasi dalam mangkok tanah liat adalah hidangan yang agak mirip dengan hot pot versi utara Tiongkok. Bedanya, claypot rice khas Guangzhou memiliki banyak variasi, seperti daging laut segar, daging, dan sup, lalu disajikan dengan saus ‘shacha’ yang dibuat secara lokal.

Untuk membuat claypot rice, biasanya nasi akan dimasak dalam periuk tanha liat, lalu ditambahkan beragam jenis daging sesuai selera masing-masing. Meski ukurannya kecil, Bao Zhai Fan sangat populer di Guangzhou dan merupakan salah satu hidangan terbaik yang patut dicoba ketika kamu berkunjung ke Guangzhou.

Huangpu Egg

Huangpu Egg adalah salah satu hidangan yang menggugah selera dan memiliki ciri khas tersendiri di Guangzhou. Nama hidangan ini diambil dari daerah asalnya, yaitu Huangpu, yang merupakan bagian dari kota Guangzhou. Sebagai hidangan yang berasal dari daerah tersebut, Huangpu Egg mencerminkan kekayaan budaya kuliner Guangzhou.

Tekstur dari Huangpu Egg sangatlah lembut dan halus. Hidangan ini terbuat dari telur, yang dipersiapkan dengan cermat untuk menciptakan tekstur yang sempurna. Yang membuatnya lebih istimewa adalah rasa manis yang unik. Rasanya yang manis adalah hasil dari perpaduan yang tepat antara telur dan teknik memasak yang terampil.

Char Siu

Char Siu merupakan makanan khas Guangzhou yang sangat populer dan juga memiliki sejarah yang panjang. ‘Char’ berarti garpu dan ‘siu’ berarti panggang. Char Siu disiapkan dari potongan daging babi yang telah dibumbui dan ditusuk dengan garpu, kemudian dipanggang dalam oven tertutup atau di atas api.

Biasanya, potongan daging babi yang digunakan untuk Char Siu adalah bagian bahu. Bumbu Char Siu terdiri dari campuran madu, lima rempah Tiongkok (fennel bubuk, lada Sichuan, bunga pekak, kayu manis, dan cengkeh), tahu fermentasi, saus hoisin, dan kecap manis. Char Siu biasa disajikan di atas nasi putih dengan sayuran seperti bok choi atau kangkung sebagai hidangan pendamping.

Chang Fen

Chang Fen adalah salah satu hidangan yang sering ditemui di night market atau teahouse di Guangzhou. Hidangan ini juga merupakan bagian dari kuliner khas Cina bagian selatan, dan telah menjadi favorit di seluruh negeri. Chang Fen terbuat dari lembaran tipis tepung beras yang dibentuk menjadi gulungan kecil. Isiannya bisa bervariasi, mulai dari udang, daging, jamur, hingga sayuran. Hidangan ini memiliki rasa gurih dan lembut, dan sering disajikan dengan saus untuk memberikan sentuhan ekstra pada cita rasa.

Bagi wisatawan yang memperhatikan aspek kehalalan dalam makanan, penting untuk mencari Chang Fen yang sesuai dengan prinsip keagamaanmu. Pastikan untuk bertanya kepada penjual atau mencari tempat yang menyajikan Chang Fen halal jika kamu seorang muslim. Dengan begitu, kamu dapat menikmati kelezatan hidangan ini tanpa khawatir.

Gu Lu Rou

Gu Lu Rou, atau babi asam manis, adalah makanan khas Guangzhou yang memiliki sejarah panjang. Hindangan ini memadukan rasa manis dan asam yang khas, dan cara persiapannya pun sangat unik. Pertama, daging babi akan dipisahkan dari tulang, kemudian diberi lapisan tepung dan rempah-rempah, lalu dipadatkan menjadi bola sebelum digoreng hingga renyah.

Sentuhan akhir yang membuat hidangan ini semakin istimewa adalah saus asam manis yang melumuri daging ini. Selain itu, babi asam manis khas Guangzhou juga kerap ditambahkan bawang putih dan rebung bambu untuk menambah cita rasa. Dengan rasa asam, manis, dan gurih yang begitu lezat, babi asam manis sangat populer baik di Guangzhou maupun seluruh dunia.

White Cut Chicken

White Cut Chicken, atau dikenal sebagai Baiqie Chicken, adalah hidangan ayam yang patut dicoba di Guangzhou. Hidangan ini sangat cocok untuk mereka yang mengikuti diet halal, karena proses memasaknya sangat sederhana. Ayam rebus tanpa tambahan bumbu, sehingga kamu dapat menikmati rasa asli dan murni dari daging ayam.

Salah satu keunikan dari White Cut Chicken adalah penggunaan jenis ayam tertentu. Ayam yang digunakan biasanya adalah ayam lokal yang telah memenuhi persyaratan khusus. Proses memasaknya juga membutuhkan keahlian khusus, termasuk takaran waktu yang tepat. Biasanya, White Cut Chicken disajikan dengan sambal jahe atau daun bawang. Sambal jahe memberikan rasa pedas dan segar yang menyempurnakan rasa ayam yang lezat. Selain itu, tambahan daun bawang juga memberikan sentuhan aroma yang khas pada hidangan ini.

Yuntun Mian

Ketika kamu berada di Guangzhou, jangan lewatkan untuk mencicipi hidangan yang menjadi kebanggaan kota ini, Yuntun Mian atau mie wonton autentik. Meskipun namanya mungkin terdengar asing, rasanya akan membuat kamu ketagihan. Yuntun Mian adalah salah satu makanan khas Guangzhou yang tak boleh dilewatkan.

Hidangan ini dapat kamu temui di berbagai tempat makan di seluruh kota. Setiap tempat memiliki cara unik dalam menyajikan Yuntun Mian, dan kamu dapat memilih sesuai selera. Yuntun Mian merupakan salah satu hidangan yang paling merepresentasikan budaya kuliner Guangzhou. Setiap gigitannya akan membawamu merasakan cita rasa, sejarah, dan tradisi kota ini.